Sistem pelacakan berkas fisik Rekam Medis (RM) berbasis web menggunakan pendekatan Mobile-First dan Chain of Custody. Aplikasi ini dirancang untuk membaca QR Code pada sampul berkas fisik guna memonitor pergerakan berkas dari Ruang RM ke berbagai instalasi/ruangan (seperti IGD, Rawat Inap, dll) secara real-time.
- Desain Mobile-First & Intuitif: Antarmuka dibangun dengan Bootstrap 5 yang disesuaikan secara khusus untuk smartphone (Bottom Navigation, tombol scan mengambang) sehingga sangat natural dan cepat digunakan oleh perawat/petugas di lapangan.
- Keamanan Data (Single Database Lokal): Beroperasi 100% pada database lokal (
rmtracker_db), sehingga tidak membebani atau berisiko merusak struktur database SIMRS Khanza yang sensitif. - Chain of Custody Logik: Alur pelacakan jelas (Check-Out, Transfer, Check-In). Sistem otomatis mencatat perpindahan tanggung jawab (holder) secara historis dan immutable (tidak bisa dihapus selain oleh superadmin dari database).
- Fitur Pengaman Scan (Confirmation): Mencegah human error (tidak sengaja scan ganda) dengan menampilkan detail riwayat dan popup konfirmasi sebelum aksi diproses.
- Ringan & Native: Dibangun dengan PHP Native (PDO) dan Javascript Vanilla tanpa overhead framework backend yang berat, sehingga sangat cocok dijalankan di server rumah sakit skala menengah ke bawah.
- Tidak Ada Sinkronisasi Data Pasien Langsung: Karena database dibuat mandiri (berpisah dari SIMRS Khanza), sistem saat ini hanya mengenali angka "No RM", tanpa bisa menampilkan nama pasien secara otomatis.
- Kebergantungan pada HTTPS (Kamera): Library Scanner QR (html5-qrcode) mensyaratkan akses lewat protokol yang aman (HTTPS) atau
localhostmurni agar browser (Chrome/Safari) mengizinkan akses ke kamera smartphone. Jika diakses lewat IP LAN HTTP biasa (misal:http://192.168.1.10/), kamera mungkin diblokir oleh browser. - Tidak Tersedia Recovery Lupa Password: Saat ini penambahan dan pengaturan peran/password user hanya dapat dilakukan manual dari dashboard Superadmin.
- Integrasi API Read-Only ke SIMRS Khanza: Membangun endpoint khusus (atau koneksi DB read-only) agar saat No RM di-scan, sistem bisa langsung menampilkan Nama Pasien dan Diagnosa Singkat/Tujuan Poliklinik.
- PWA (Progressive Web App): Mengubah sistem ini menjadi PWA agar bisa di-install langsung ke layar utama (homescreen) smartphone Android/iOS perawat tanpa perlu membuka browser secara manual.
- Sistem Notifikasi Telegram/WhatsApp: Menghubungkan trigger Overdue (> 24 Jam) ke Bot Telegram agar sistem dapat otomatis "meneror" atau mengingatkan perawat/petugas yang bersangkutan untuk mengembalikan berkas.
- Dashboard Analitik: Menambahkan grafik (Chart.js) untuk melihat performa pengembalian berkas, ruangan mana yang paling lama menyimpan berkas, dsb.
- Pindahkan folder
RMTrackerke dalamhtdocsXAMPP. - Buka MySQL/MariaDB (phpMyAdmin) atau via Terminal.
- Jalankan sintaks SQL yang ada di dalam file
database/schema.sqluntuk membuat tabel-tabel pendukung. - Sesuaikan
config/database.phpjika diperlukan (default: localhost, root, tanpa password). - Akses
http://localhost/em/RMTracker/login.phpdan gunakan akun bawaanadmin(password:admin123).